21 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Alhamdulillah, Masjid Al-Aqsha Kembali Dibuka, Ada Bendera Indonesia Dikerumunan Massa


Alhamdulillah, Masjid Al-Aqsha Kembali Dibuka, Ada Bendera Indonesia Dikerumunan Massa
Bendera Indonesia tampak di tengah kerumunan ribuan warga Palestina di Gaza. (onim)

KLIKBERAU.COM - Ribuan orang Palestina telah kembali memasuki kompleks Masjid Al-Aqsha di Yerusalem Timur yang diduduki Israel. Mereka memasuki area masjid setelah pemerintah Israel mencabut pembatasan usia yang telah dilakukan sebelum shalat Jumat.

Hal menarik, di tengah kerumunan massa tampak bendera Sang Saka Merah Putih. “Ada bendera Indonesia di tengah ribuan peserta aksi demi di Gaza, seusai shalat Jum'at, dalam aksi Bela Al Aqsha,” ujar Abdillah Onim, jurnalis Indonesia yang menetap di Gaza, Palestina, 27/7/2017 malam.

Dalam komunikasi whatsapp, Bang Onim sapaan akrabnya, meminta doa dari seluruh umat Muslim di Indonesia. “Masalah Palestina adalah masalah Muslim di dunia. Mohon doanya dari warga Indonesia,” ujarnya.

Otoritas Keagamanaan Waqf Islam yang mengelola majelis itu, mengumumkan semua gerbang akan dibuka bagi orang Palestina dari segala usia.

Sebelumnya polisi Israel mencegah akses ke tempat suci Islam ini bagi pria di bawah usia 50 tahun dan menutup beberapa gerbang masuk.

Pengumuman tersebut muncul beberapa jam sebelum shalat Jumat dimulai yang berdampak melubernya orang Palestina di luar gerbang kompleks Al-Aqsha.

Menurut pejabat keagamaan setempat, sebanyak 10 ribu jamaah berhasil masuk ke dalam kompleks Masjid Al-Aqsa untuk menjalankan sholat Jumat. Protes kecil terhadap pembatasan ini pecah usai shalat di pelbagai kota dan kota Tepi Barat yang dikuasai.

Al Jazeera melaporkan, seorang pemuda Palestina ditembak mati oleh tentara Israel setelah dituduh melakukan upaya penikaman di selatan Bethlehem dekat blok permukiman Gush Etzion. Namun saksi lokal mengatakan tentara Israel menembaki Abdullah Taqatqa (24 tahun) saat berada 20 meter dari mereka. Saksi bahkan melihat pria itu tak membawa senjata.(*)

Reporter : Dicky Sera    Editor : Shanika Adella



Comments

comments


Komentar: 0