25 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Menyikapi Problem Terpenting, Penting, dan Kurang Penting


Menyikapi Problem Terpenting, Penting, dan Kurang Penting

OPINI Oleh : Zainal Hakim

Pemadaman listrik bergilir di Bumi Batiwakkal menjadi Trending TopicMedsos dewasa ini, mulai dari Status Facebook bernada baper, curhat keluh kesah sampai meme lucu tulisan “PLN” di Keranda Mayat yang lagi disholatkan seperti Jenazah, plus sisipan kalimat “Inna lillah wa Inna Ilaihi Rajiun. ada apa dengan listrik di Kabupaten Berau?.

Melalu Media Cetak dan Online yang ada di Kabupaten Berau dijelaskan, bahwa perawatan mesin menjadi alasan terjadinya pemadaman bergilir, sedangkan pihak PLN belum mempunyai mesin cadangan pengganti mesin yang masih dalam perawatan.

Pertanyaan, mau sampai kapan siklus yang tidak sehat seperti ini terjadi? Solusinya jelas, yaitu PLN harus mempunyai mesin cadangan yang bisa menutupi kekurangan energi listrik ketika terjadi perawatan terhadap mesin yang aktif.

Bahkan, kalau bisa mesin cadangan tersebut mampu menambah besar energi listrik yang ada di Kabupaten Berau. Namun kendalanya kembali pada satu permasalahan, bahwa pihak PLN di Kabupaten Berau belum mampu, atau mungkin belum mendapat restu dari menajemen yang lebih tinggi untuk menyediakan mesin pembangkit listrik cadangan.

PLN merupakan BUMN, secara prosedur tidak boleh menerima kucuran dana langsung dari pihak pemerintahan daerah, lagi pula pemerintah daerah saat ini sedang dalam keadaan “defisit tingkat dewa”.

Kendati demikian keadaannya, seharusnya Pemerintan Daerah Kabupaten Berau tidak boleh diam berpangku tangan melihat masyarakatnya “teriak-teriak”. Apalagi, terkesan ikut menyudutkan pihak PLN dan seakan-akan berkata “itukan tugas PLN, bukan Pemerintah Daerah”.



Reporter : -    Editor : Zul Ihsan



Comments

comments


Komentar: 0