12 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Isu Beras Palsu Beredar di Kutim


Isu Beras Palsu Beredar di Kutim
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kabupaten Kutim, Achmad Dony Evriadi (kanan), memberikan keterangan pers. (Dok Klik)

KLIKBERAU.COM - Secara resmi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur belum menerima adanya laporan masyarakat terkait peredaran beras palsu di Sangatta.

“Sampai saat ini belum ada laporan, tapi isu mengenai beras palsu sudah ada kami dengar, baru sekedar isu,” ungkap Kadisperindag Kutim Edward Arzan melalui Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Achmad Dony Evriadi, Rabu 22 November 2017.

Menanggapi isu beras palsu tersebut, Disperindag sampai saat ini belum melakukan koordinasi dengan sejumlah agen selaku distributor beras yang ada di Sangatta. Ia mengaku pihaknya kini tengah fokus dalam pengawasan ketersediaan tabung gas Liquid Petrolium Gas (LPG).

“Kami belum ngecek, tapi InsyaAllah secepatnya kita akan tindaklanjuti karena (beras) salah satu sembako yang paling kita awasi,” ujar Dony.

Ke depan, lanjut dia, kerjasama bersama distributor beras dalam pelaporan baik dari jumlah beras masuk hingga jenis produk yang dipasarkan ke toko segera dilaksanakan.

Diharapkan laporan dari distributor beras menjadi filter masuknya pangan beras di Kutim guna menghindari adanya beras palsu yang menjadi konsumsi masyarakat.

“Ke depannya kita akan buat logbook, laporan per bulan seperti tabung gas. Dari jumlah beras yang masuk hingga kualitas berasnya,” ucap Dony.

Sebelumnya, sempat beredar foto dari salahsatu akun warga Sangatta yang diunggah di media sosial Facebook yang diduga memasak beras plastik. Postingan itu kemudian ramai dipenuhi komentar warganet lainnya sehingga muncul keresahan. (*)

Reporter : Ardhan Ahmad    Editor : Shanika Adella



Comments

comments


Komentar: 0