25 Februari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berikut Total Kekayaan Kandidat Pilgub Kaltim


Berikut Total Kekayaan Kandidat Pilgub Kaltim

KLIKBERAU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis laporan harta kekayaan empat pasang bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur. Para kandidat kepala daerah wajib melengkapi Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) untuk diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Penyerahan wajib dilakukan sebelum masa pendaftaran kandidat ditutup pada Rabu malam (10/1/2018).

Dari situs KPK, http://kpk.go.id/id/pantau-pilkada-indonesia, jumlah laporan harta kekayaan yang tercatat secara keseluruhan kandidat calon Wakil Gubernur Kaltim, Awang Ferdian Hidayat tercatat paling kaya dibandingkan kandidat lainnya, jumlah harta kekayaan dengan nominal Rp 21.080.235.957.

Sementara jumlah harta kekayaan yang paling minim dimiliki Nusyirwan Ismail (Wakil Walikota Samarinda). Jumlah harta kekayaan yang terlapor sebesar Rp 623.581.797. Di bawah Awang Ferdi, cagub Isran Noor menyusul sebagai kandidat dengan memiliki jumlah harta tertinggi urutan kedua ‎dengan jumlah Rp 17.287.816.367.

Disusul kandidat Cagub Andi Sofyan Hasdam senilai Rp 9.221.220.728, dan cawagub Safaruddin dengan memiliki jumlah harta kekayaan Rp 3.924.960.080.

Hanya saja laporan jumlah kekayaan harta milik cagub dan cawagub Kaltim‎, belum dirincikan dari jumlah karta kekayaan seperti tabungan maupun aset bergerak dan tidak bergerak.

Ketua KPU Kaltim, Mohammad Taufik ‎mengatakan, bahwa syarat calon terkait laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) dari para kandidat sudah diserahkan ke KPK sejak Jumat (19/1/2018) kemarin.

"Tanggal 19 sudah masuk semua berkas perbaikan. Nanti tinggal menunggu berkas dari KPK turun ke KPU Kaltim. Nanti diserahkan oleh KPK ke kami," tutur Taufik, di temui di sekretriat KPU Kaltim, Jalan Basuki Rahmat, Samarinda, Minggu (21/1/2018).

Ketua Bidang Teknis KPU Kaltim, Rudiansyah menambahkan, KPK akan menyerahkan berkas-berkas hasil LHKPN kandidat bakal cagub dan cawagub sebelum penetapan paslon.

"KPK akan menyampaikan LHKPN ke KPU. Nanti untuk penyerahannya, juga disaksikan empat pasangan calon. Karena tidak menutup kemungkinan akan ada penjelasan dari tim KPK yang akan menyerahkan LHKPN kandidat," pungkasnya.

LHKPN adalah dokumen berisi keterangan harta pejabat negara yang wajib diserahkan melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ada tiga dasar hukum yang mengatur LHKPN. Pertama, UU No 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara Yang Bersih Dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi Dan Nepotisme. Kedua, UU No 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pindana Korupsi. Ketiga, Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 7 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman dan Pemeriksaan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara. (*)

Jumlah Harta Kekayaan Pasangan Cagub-Cawagub Kaltim :

1. Andi Sofyan Hasdam
- Melapor tanggal 9/1/2018
- Jumlah Harta Kekayaan Rp 9.221.220.728

2. Nusyirwan Ismail
- Melapor tanggal 9/1/2018
- Jumlah Harta Kekyaan Rp 623.581.797

3. Syaharie Jaang
- Melapor tanggal 9/1/2018
- Jumlah Harta Kekayaan Rp 3.677.279.613

4. Awang Ferdian Hidayat
- Melapor tanggal 12/1/2018
- Jumlah Harta Kekayaan Rp 21.080.235.957

5. Rusmadi
- Melapor tanggal 15/1/2018
- Jumlah Harta Kekayaan Rp 1.880.270.638

6. Safaruddin
- Melapor tanggal 15/1/2018
- Jumlah Harta Kekayaan Rp 3.924.960.080

7. Isran Noor
- Melapor tanggal 11/1/2018
- Jumlah Harta Kekayaan Rp 17.287.816.367

8. Hadi Mulyadi
- Melpor tanggal 16/1/2018
- Jumlah Harta Kekayaan Rp 1.621.567.565

Sumber: kpk.go.id

Reporter : Said NR    Editor : Zul Ihsan



Comments

comments


Komentar: 0