25 Februari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kondisi Memprihatinkan, Jalan HARM Ayoeb Mulai Diperbaiki


Kondisi Memprihatinkan, Jalan HARM Ayoeb Mulai Diperbaiki
Perbaikan jalan HARM Ayoeb Tanjung Redeb (Foto: Dayat)

KLIKBERAU.COM - Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), mulai lakukan perbaikan ruas jalan HARM Ayoeb Tanjung Redeb, yang kini sangat memprihatinkan sebagai jalan nasional.

Kondisi jalanan dengan banyak lubang, hingga  membuat pengendara resah dan takut saat melintas, menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah. Terlebih, akses jalan ini satu-satunya penghubung ke Kecamatan Gunung Tabur dan Pulau Derawan melalui jalur darat.

Proses perbaikan kerusakan jalan tersebut mulai berlangsung Selasa (22/18) sore, dengan sistem pengerasan sementara. Menggunakan material pasir batu, agar lubang yang ada segera tertimbun dan diratakan

Dikatakan Bupati Berau Muharram, sejatinya kewenangan perbaikan jalan menjadi ranah Kementerian Pekerjaan Umum, mengingat status sebagai jalan Nasional. Akan tetapi dengan pertimbangan kebutuhan masyarakat, Pemerintah Daerah tetap mengupayakan perbaikan sementara, agar bisa dilalui dengan nyaman.

"Dana dari pusat sebenarnya sudah tersedia, sekitar Rp70 Miliar. Satu atau dua bulan ini akan segera dilelang. Dan sambil menunggu itu, kita tambal sementara karena kondisinya sudah parah," ujar Bupati Muharram.

Ditambahkan Muharram, perbaikan jalan ini melalui anggaran pusat, sudah satu paket dengan pembangunan saluran drainase.

Namun demikian, kendala masih adanya warga yang enggan memberikan sebagian area pekarangan untuk pembangunan drainase, akan terus diupayakan pemerintah melalui pendekatan secara persuasif.

"Kalau nanti ada warga yang minta ganti rugi, kami tidak bisa menuruti. Sebab pos anggaran kita tidak ada. Jadi saya harap warga bisa lebih bijak, karena ini demi kepentingan orang banyak," harapnya.  

Salah satu pengendara, Riko, saat dimintai keterangannya, menyambut baik perbaikan ruas jalan HARM Ayoeb. Pasalnya jalur ini merupakan akses utama yang dilaluinya setiap hari untuk bekerja.

“Saya bersyukur jalan ini diperbaiki, kami pengendara jadi tidak khawatir saat melintas. Apalagi kondisi lubangnya sudah cukup parah dan membahayakan bagi pengendara,” tuturnya.

Senada, Nursinta warga sekitar pun mengaku saat melintas di lokasi ini, ia harus ekstra hati hati. Karena hampir seluruh ruas jalan berlubang. Bahkan dirinya pernah terjatuh akibat menabrak lubang saat melintas malam hari.

“Kalau malam penerangannya kan kurang, jadi lubang jalan tidak ketahuan. Makanya saya pernah terjatuh disini. Sekarang sudah ada perbaikan, saya sangat bersyukur sekali. Kalau bisa jangan tambal sulam, tapi perbaikan secara menyeluruh," ungkapnya. (*)

Reporter : M Hidayat    Editor : Shanika Adella



Comments

comments


Komentar: 0