25 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Dandim 0902: Jangan Terlibat Politik, Prajurit TNI Wajib Netral Saat Pilkada


Dandim 0902: Jangan Terlibat Politik, Prajurit TNI Wajib Netral Saat Pilkada
Sosialisasi KPU Berau bagi prajurit dan purnawirawan TNI (Foto: Dayat)

KLIKBERAU.COM - Bertempat di Markas Kodim 0902/TRD, puluhan Danramil dan Purnawirawan TNI berkumpul dalam rangka sosialisasi Pilgub Kaltim tahun 2018, yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau. Selasa (13/3) pagi, mulai pukul 08.00 Wita.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Berau, Robi Maula, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman terkait Pilkada Kaltim 2018, dimana salah satu poinnya, anggota TNI aktif wajib netral dalam pesta demokrasi tersebut.

”Pilkada wajib kita sukseskan bersama, bukan hanya dari KPU saja, namun juga seluruh elemen masyarakat. Termasuk TNI. Dan sesuai aturan, TNI wajib netral serta tidak mempengaruhi masyarakat untuk memilih salah satu pasangan calon," ujar Robi.

Ia menambahkan, khusus Purnawirawan sudah boleh memilih salah satu pasangan, karena tidak aktif lagi menjadi seorang prajurit TNI.

“Purnawirawan boleh memilih, karena mereka sudah tidak aktif lagi di TNI,” tandasnya.

Terpisah, Dandim 0902/TRD Letkol Cpn Roni Nuswantoro Hadi, pun menegaskan akan menindak tegas anggotanya yang terlibat kampanye politik. Sebab netralitas TNI menurutnya, sudah digaungkan mulai pucuk pimpinan tertinggi Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), hingga Panglima Kodam (Pangdam).

" Ini menjadi suatu hal yang mutlak dan harus menjadi pedoman bagi setiap prajurit TNI, khususnya TNI Angkatan Darat," katanya.

Prajurit TNI lanjut Dandim, harus netral guna mewujudkan demokrasi Indonesia. Netral dalam artian tidak dibolehkan menjadi anggota KPU, tidak boleh menggunakan instansi untuk kepentingan kampanye, bahkan anggota TNI sangat dilarang memfasilitasi salah satu pasangan calon (paslon) guna meraup simpati masyarakat melalui berbagai bentuk kampanye.

"Dan yang lebih penting, anggota TNI tidak boleh mempengaruhi masyarakat agar condong ke salah satu pasangan calon," tegasnya.

Dandim Roni juga berpesan kepada masyarakat, agar bisa menjaga keamanan dan ketertiban menjelang hingga saat Pilkada Kaltim pada Juni 2018 mendatang.

“Boleh berbeda pilihan, namun suasana harus tetap kondusif dan aman,” pungkasnya. (*)

Reporter : M Hidayat    Editor : Shanika Adella



Comments

comments


Komentar: 0