21 April 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Longsor di Penajam, 8 Rumah Warga Ambruk, Belasan Lainnya Rusak


Longsor di Penajam, 8 Rumah Warga Ambruk, Belasan Lainnya Rusak
Kondisi bencana longsor di Desa Telemow Kecamatan Sepaku (Foto: Fadli)

KLIKBERAU.COM - Bencana Tanah Longsor menerjang pemukiman warga Desa Telemow Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), kendati tidak menimbulkan korban jiwa, namun delapan rumah warga diketahui ambruk akibat bencana tersebut.

Bencana tanah longsor terjadi di dua RT, yakni RT 06 dan RT 07. Dari dua RT tersebut, sedikitnya ada delapan rumah warga yang ambruk. Masing-masing rumah Bahtiar, Edi Junaidi, Hariyanto, Sutrimo dan Liantra di RT 06. Serta rumah Kuswito,Sunardi dan Paryanto di RT 07.

“Warga yang terkena musibah sudah mengungsi ke rumah keluarganya, dan juga di tempat tetangga yang tidak berisiko tanah longsor,” kata Kasubbid Kedaruratan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU Samudri.

Atas kejadian itu pihaknya kata Samudri, telah mendirikan tenda di tempat aman dari bencana, yang bisa digunakan warga mengungsi. Selain juga evakuasi warga yang sakit agar dapat dirawat di puskesmas setempat.

“Kami akan sterilkan lokasi radius 300 meter dari titik longsor, untuk saat ini kami juga tetap waspada terhadap bencana susulan,” lanjutnya.

Polres PPU Salurkan Bantuan

Sebagai ungkapan keprihatinan dan wujud perhatian kepada masyarakat, Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara (PPU), menyambangi korban tanah Longsor di Desa Telemow Kecamatan Sepaku.

Kunjungan tersebut juga sebagai komitmen Polres PPU, dalam memberikan pelayanan melalui kepedulian kepada masyarakat.

Kapolres PPU AKBP Sabil Umar mengatakan, longsor yang terjadi cukup menghawatirkan dan sangat parah. Banyak rumah warga yang ambruk dari kejadian tersebut, ia pun turut berduka atas musibah yang telah menimpa warga di Desa Telemow.

“Kami turut berduka atas bencana alam ini, karena ini cukup parah, mungkin ada belasan rumah rusak karena tanah longsor itu,” ujarnya.

Selain itu, Polres PPU juga mendirikan posko penanggulangan dan kesehatan, untuk warga yang terdampak bencana. Kapolres juga memberikan bantuan berupa sembako bagi warga yang menjadi korban.

“Kami membangun dua posko, yakni posko penanggulangan bencana dan posko kesehatan di sekitar lokasi longsor. Nanti ada tim dari Dokkes Polres PPU, melakukan pengecekan kesehatan secara gratis,” jelasnya.

Kapolres mengimbau masyarakat setempat agar selalu waspada dan berhati-hati, karena cuaca yang tidak menentu dan sering terjadi hujan yang dapat berpotensi datangnya longsor susulan.

“Kita harus selalu waspada, karena kita tidak tahu kapan bencana itu datang, dan bisa saja tiba - tiba. Saya imbau seluruh masyarakat PPU agar selalu waspada,” paparnya.

*Kondisi longsor di Desa Telemow Kecamatan Sepaku Penajam Paser Utara (Foto: Fadli)



Reporter : Rahmad Fadli    Editor : Zul Ihsan



Comments

comments


Komentar: 0