21 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Diduga Pasok Sabu, Oknum Pegawai Rutan Tanjung Redeb Diciduk Polisi


Diduga Pasok Sabu, Oknum Pegawai Rutan Tanjung Redeb Diciduk Polisi
Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono (kanan), menunjukkan tersangka dan barang bukti saat rilis kasus dihadapan wartawan (Foto: Dayat)

KLIKBERAU.COM - Sebanyak 35 Gram narkotika jensi Sabu berhasil diamankan Satreskoba Polres Berau, di rumah tahanan (Rutan) Kelas II B Tanjung Redeb, Jalan Murjani II, Selasa (10/4) sekira pukul 17.30 Wita.

Kepolisian pun berhasil mengamankan tersangka SY (35) selaku pemilik barang. Dari pemeriksaan sementara, diketahui SY dibantu salah satu oknum pegawai rutan berinisial SR (57), yang selanjutnya turut diciduk di rumahnya Jl Murjani II, komplek perumahan pegawai rutan.

Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono menuturkan, tersangka SR diamankan saat pulang kerja tanpa perlawanan, karena ia diduga berperan sebagai pemasok Sabu ke dalam rutan.

“Kami memanggil ketua RT setempat untuk menjadi saksi penggeledahan Sabu dirumah SR, dan berhasil mengamankan puluhan gram sabu di beberapa tempat berbeda,” ujar Kapolres.

Dari penangkapan yang dilakukan, barang bukti Sabu yang diamankan terbagi dalam 31 poket kecil seberat 25 gram, dan dua poket sedang dengan berat mencapai 10 gram.

Selain itu polisi juga berhasil mengamankan uang tunai senilai Rp180.700.000,00 (seratus delapan puluh juta, tujuh ratus ribu Rupiah) dari rumah SR.

“Dari hasil penggeledahan, kami mengamankan 33 poket sabu. Terdiri dari 31 poket kecil seberat 25 gram dan juga dua poket sedang seberat 10 gram,” lanjut AKBP Pramuja Sigit.

Diketahui uang tunai tersebut disimpan terpisah, yakni di bawah kasur serta dalam tas dan mesin cuci. Polisi juga mendapati beberapa catatan pemesanan sabu kepada tersangka SR.

Kapolres pun mengaku tak habis pikir akan kelakuan SR, mengingat sejak bertugas di Berau, ini kali pertama ia mengetahui ada bisnis sabu di Rutan tanjung Redeb.

“Kami akan bekerjasama dengan Kalapas serta BNK, untuk peredaran barang haram ini,” tutupnya. (*)

Reporter : M Hidayat    Editor : Zul Ihsan



Comments

comments


Komentar: 0