20 Agustus 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Polres Berau Tetapkan Dua Tersangka Kasus Atraksi Maut di Madrasah


Polres Berau Tetapkan Dua Tersangka Kasus Atraksi Maut di Madrasah
Video amatir atraksi berujung maut yang beredar di media sosial (ist)

KLIKBERAU.COM - Setelah pemeriksaan enam saksi dalam satu hari, Satreskrim Polres Berau akhirnya menetapkan dua tersangka terkait tewasnya RA (16), santri salah satu madrasah pondok pesantren di Sambaliung, pasca aktraksi bela diri dengan tubuh dilindas mobil pick up pada wisuda pelepasan siswa, Kamis (3/5) kemarin.

Diungkapkan Kepala Satreskrim Polres Berau AKP Andhika Dharma Sena, dua tersangka masing-masing berinisial MSA dan AMS, panitia penyelenggara kegiatan serta sopir pick up maut.

Keduanya dianggap bertanggungjawab karena diduga lalai, sehingga menyebabkan hilangnya nyawa salah satu santri.

"Ada 2 orang yang sudah kita tetapkan tersangka, panitia penyelenggara sama sopir pick up nya," ujar AKP Andhika saat dihubungi via seluler, Jumat (4/5) malam.

Baca Juga: Diduga Tanpa Latihan, Atraksi Bela Diri Berujung Maut

Keduanya dijerat Pasal 80 ayat 3 Undang-Undang Perlindungan Anak, dan Pasal 359 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

"Karena ini yang meninggal masih umur 16 tahun, maka kita kenakan UU Perlindungan Anak,
juncto pidana umumnya 359," jelasnya.

Sebelumnya RA, santri salah satu madrasah pondok pesantren di Sambaliung tewas pasca atraksi dilindas kendaraan, saat gelaran wisuda di sekolahnya. Sempat tak sadarkan diri, RA kemudian dibawa ke RSUD Abdul Rivai. Namun takdir berkata lain, ditengah perjalan RA menghembuskan nafas terakhir dan tidak bisa diselamatkan. (*)

Baca Juga: Penyelidikan Kasus Atraksi Maut, Polres Berau Periksa 6 Saksi

Reporter : M Hidayat    Editor : Zul Ihsan



Comments

comments


Komentar: 0