17 Agustus 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tak Tercemar, DLHK Berau Sebut Air Sungai Segah Alami Bangai


Tak Tercemar, DLHK Berau Sebut Air Sungai Segah Alami Bangai
Petugas DLHK Berau lakukan pengujian kandungan air Sungai Segah (Foto: Dayat)

KLIKBERAU.COM - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau menurunkan tim untuk meneliti kondisi air sungai Segah yang sebagian menghitam, karena diduga tercemar tumpahan oli sejak beberapa hari lalu.

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLHK Berau Rahmadi, menuturkan pihaknya telah melakukan pengetesan dan memeriksa kandungan air sungai di beberapa titik yang cukup parah.

"Ada beberapa titik kawasan Sungai Segah yang kami lakukan tes, dan 90 persen diduga air sungai Segah mengalami Bangai," ujarnya.

 Menurutnya masyarakat tetap aman jika ingin mengkonsumsi air sungai Segah, sebab kejadian ini merupakan fenomena alam dan bukan akibat kelalaian pihak lain.

"Untuk dikonsumsi aman, karena ini memang fenomena alam. Tapi kami tetap akan melakukan uji lab tentunya," lanjutnya.

 Air Bangai merupakan istilah bagi ekosistem lahan basah seperti halnya tanah Kalimantan. Kondisi ini biasa terjadi pada sungai atau danau yang sekaligus berhungan dengan sawah dan air dataran rendah.

Pada saat banyu bangai, biasanya ditemukan ikan yang tiba-tiba mati bersamaan dalam waktu singkat. Disebabkan perubahan temperatur air yang drastis, serta suhu udara panas cukup lama. Dilanjutkan hujan lebat yang juga lama.

Maka karena kedalaman air meningkat, juga membuat tumbuh-tumbuhan berukuran rendah di tepian sungai, sawah, dan dataran rendah akan tenggelam dan mati karena pembusukan.

Pembusukan tumbuhan yang terendam akan berakibat berubahnya kondisi air, perubahan bau dan warna air. Berkurangnya kadar oksigen di perairan juga menjadi penyebab ikan mati secara mendadak. (*)

Reporter : M Hidayat    Editor : Zul Ihsan



Comments

comments


Komentar: 0