27 Maret 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Dinilai Langgar Aturan, Pengusaha THM Dipanggil Satpol PP Bontang


Dinilai Langgar Aturan, Pengusaha THM Dipanggil Satpol PP Bontang
Satpol PP mengecek aktivitas salah satu THM di kawasan Prakla Bontang (KLIKBONTANG/ FANNY)

KLIKBERAU.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bakal memanggil puluhan pengusaha Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim). Sebagai tindak lanjut atas sejumlah pelanggaran yang ditemukan dalam razia Rabu 21 Desember 2016 malam.

Ibnu Gunawan, Kepala Satpol PP Bontang mengatakan, pemanggilan tersebut dilakukan untuk mengingatkan kembali aturan mengikat yang perlu ditaati para pengusaha hiburan malam di Kota Bontang. Sebab, pemerintah tidak ingin, bisnis THM menjadi penyebab lahirnya gangguan Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum).

“Kami ingin ingatkan kembali, bahwa untuk membangun atau menjalankan usaha hiburan malam di Bontang, harus mematuhi ketentuan hukum yang berlaku,” jelas Ibnu Gunawan, didampingi Eddy Forestwanto, Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Bontang tadi malam.

Berdasarkan hasil operasi, pihaknya menemukan sejumlah pelanggaran yang telah dilakukan pengusaha THM. Baik tentang larangan menggunakan pintu kayu pada bilik THM, larangan berbapakaian seksi atau terbuka, hingga penggunaan lampu teras yang remang-remang.

Pelanggaran lain yang perlu disampaikan, adalah larangan menjual Minuman Keras (Miras) pada THM mana pun. Sebab berdasarkan Perda Nomor 27 Tahun 2002 tentang Tata Cara Peredaran Miras di Kota Bontang, hanya hotel berbintang yang bisa memasarkan produk itu.

“Tidak boleh lagi THM jualan Miras, tidak boleh ada praktik prostitusi di Kota Bontang. Bahkan, ada wacana karyawannya harus punya kartu bebas HIV. Inilah yang akan coba kami sampaikan,” tutupnya (*)

Reporter : Imran Ibnu    Editor : Shanika Adella



Comments

comments


Komentar: 0