24 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

30 Ribu Warga Belum Rekam E-KTP, Kadisdukcapil Jamin Tak Ada Pungli


 30 Ribu Warga Belum Rekam E-KTP, Kadisdukcapil Jamin Tak Ada Pungli
Kepala Disdukcapil Berau Freedy Suryadi.

KLIKBERAU.COM -  Warga Kabupaten Berau yang belum melakukan perekaman E-KTP cukup besar, yakni mencapai 30.794 jiwa. Sempat berhembus kabar banyaknya warga yang belum merekam karena maraknya pungutan liar (pungli).

 Kepala Disdukcapil Berau Freedy Suryadi mengungkapkan bahwa jumlah warga yang wajib memiliki KTP sebanyak 151.019 jiwa. Tapi baru120.225 warga yang telah melakukan perekaman E-KTP.  Dia menekankan kesadaran masyarakat melakukan perekaman saat ini sudah sangat baik. Mengingat banyak warga yang berbondong-bondong melakukan perekaman E-KTP. Hal itu tidak terlihat di tahun sebelumnya.

“Kesadaran masyarakat sudah sangat baik. Namun kami tetap mengimbau masyarakat yang belum melakukan perekaman, segera merekam,” ujar Freedy ditemui di ruang kerjanya, Senin (9/10) hari ini.

Dari 13 kecamatan di Berau, Kecamatan Maratua yang memiliki persentase terkecil warga yang belum melakukan perekaman, yakni hanya 383 warga saja. Sedangkan Kecamatan terbanyak yang belum melakukan perekaman adalah Tanjung Redeb, dengan total 8 ribu warga.

 “Silakan datang langsung ke Kantor Disdukcapil jika warga ingin melakukan perekaman KTP, lebih cepat maka lebih baik,” imbuhnya.

 Disinggung ketersediaan Blanko, Freddy mengatakan stok blanko saat ini masih kosong. Bahkan kekosongan diprediksi hingga Februari mendatang. Saat ini ada sekira 8 ribu E-KTP warga yang belum dicetak.

“Untuk blanko saat ini memang kosong, namun pada Januari ini kami akan melakukan lelang,” ujarnya.

Ditanya isu yang beredar untuk melakukan perekaman E-KTP dipungut biaya hingga Rp 300 Ribu, hal ini dengan tegas dibantah Frredy. Dia mengatakan memang pernah mendengar kabar tersebut, namun dengan keberadaan Tim Saber Pungli, tentu hal ini sangat tidak mungkin.

 “Kami memang pernah mendengar hal tersebut, namun kami tegaskan bahwa silahkan masyarakat melaprokan kepada kami jika memang ada staf kami yang melakukan pungli, dan kami tekankan bahwa untuk melakukan perekaman E-KTP itu gratis,” pungkasnya. (*)

Reporter : Rika Widia Sari     Editor : Zul Ihsan



Comments

comments


Komentar: 0