21 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Angkut BBM Tanpa Dokumen, Truk Tangki PT Karrisindo Ditahan Polres Berau


Angkut BBM Tanpa Dokumen, Truk Tangki PT Karrisindo Ditahan Polres Berau
Truk Tangki PT Karrisindo Ditahan di Mapolres Berau, Selasa (10/1/2017)

 KLIKBERAU.COM  -  Satu truk tangki yang mengangkut 5.000 liter Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar ditahan di Mapolres Berau, Selasa (10/1) hari ini.  Truk tangki transportir milik PT Karrisindo Persada diduga mengangkut BBM tanpa dilengkapi dokumen.

Kapolres Berau AKBP Handoko yang ditemui siang tadi mengatakan bahwa penahanan dilakukan jalan poros Desa Labanan Kecamatan Teluk Bayur.

"Ada informasi masyarakat bahwa melihat ada salah satu truk tangki yang tengah terparkir di kawasan tersebut, langsung saja kami amankan," ungkapnya.

Handoko juga menambahkan bahwa pihaknya saat ini telah mengamankan BY (26) selaku Direktur PT Karrisindo Persada. Saat ini DY sedang dalam proses pemerikasaan oleh petugas, karena mobil tangkinya membawa BBM jenis solar tanpa dilengkapi dokumen niaga.

“Barang bukti yang diamankan satu unit mobil tangki yang berisi 5.000 liter solar yang berasal dari salah satu perusahaan minyak, dan juga kami juga mengamankan BY, yang merupakan Direktur PT Karrisindo Persada," lanjutnya.

Diakui Handoko bahwa PT Karrisindo Persada hanya memiliki izin transportasi, bukan Izin Niaga. Hal inilah yang membuat pihaknya melakukan penahanan terhadap BY.

"PT Karisindo Persada hanya memiliki izin transpotasi dan bukan ijin niaga BBM,”jelasnya.

Rencananya, BBM yang diambil dari salah satu perusahaan itu akan dibawa ke Kecamatan Segah , pada salah satu perusahaan yang melakukan order BBM jenis solar , namum belum sampai di Segah sudah di amankan oleh petugas.

“Saat ini mobil tangki yang memuat BBM tersebut telah diamankan di Mapolres Berau guna peyelidikan lebih lanjut. Perbuatan ini diancam dengan pasal 53 huruf (d) UU Migas , maksimal hukuman 5 tahun penjara dengan denda Rp 25 Miliar,” tutupnya. (*)

Reporter : Rika Widia Sari     Editor : Zul Ihsan



Comments

comments


Komentar: 0